Soal Karcis Masuk Pantai Nirwana, Nirwana Mahada Group Menjelaskan

Divers penikmat bawah laut Pantai Nirwana

Kasamea.com, Baubau

Hari ini, Kamis (12/8) diagendakan rapat bersama Dinas Pariwisata Kota Baubau dengan warga pemilik lahan dan tinggal berdomisili di Pantai Nirwana, yang tergabung dalam Koperasi Nirwana Mahada Group. Rapat ini terkait destinasi unggulan Kota Baubau, Pantai Nirwana.

Seperti diketahui, belum lama ini ada karcis yang diterbitkan Nirwana Mahada Group, untuk bisa masuk dan menikmati rekreasi ria di ikon pariwisata Kota Baubau ini.

Karcis masuk untuk orang dengan biaya Rp2000, karcis masuk kendaraan roda empat Rp5000, dan karcis masuk kendaraan roda dua Rp3000.

Dewan Pengawas Nirwana Mahada Group, La Ode Kaharudin, menjelaskan, pihaknya baru saja membuat karcis masuk tersebut, setelah Koperasi Nirwana Mahada Group resmi berbadan hukum, 9 Juli 2021. Sebelumnya penarikan retribusi biaya masuk Pantai Nirwana menggunakan karcis yang diterbitkan Pemerintah Kota Baubau.

La Ode mengungkapkan, pihaknya berinisiatif membuat karcis dengan Badan Hukum Koperasi yang beranggotakan para pemilik lahan di Pantai Nirwana, karena belum ada lagi karcis retribusi masuk Pantai Nirwana yang dibuat Pemkot, pasca ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2020.

“Sebelumnya tahun-tahun kemarin ada PAD, karena kami gunakan karcis pemerintah. Cuma kan ada peraturan baru tapi belum dijalankan. Maka kami inisiatif buat karcis atas nama Koperasi ini. Perda itu saya juga masih cari draftnya,” ungkap La Ode.

La Ode menambahkan, pada hari-hari biasa, diluar hari libur, tidak ditetapkan untuk membayar biaya parkir. Pihaknya hanya memungut biaya masuk Pantai Nirwana saja.

Pantai Nirwana adalah destinasi wisata alam unggulan Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara. Panorama, pasir putih nan halus, jernih air lautnya, akrab memanjakan pengunjung, yang datang tak hanya warga dari dalam Kota, dari luar Kota pun ramai berpiknik ria disini.

Seiring berjalannya waktu, di Pantai Nirwana juga kian marak dikunjungi penikmat wisata bawah laut (diving).

Tak tinggal diam, Pemerintah Kota Baubau telah ikut menunjang mengadakan berbagai fasilitas yang ada di Pantai Nirwana, diantaranya pengaspalan jalan masuk, trotoar, gazebo, membuka area parkir, gerbang pintu masuk sekaligus pos jaga dan tempat penarikan retribusi. Juga Menara Pemantau.

Di Pantai Nirwana telah lama bermukim beberapa kepala keluarga pemilik lahan di pesisir, dan kini telah mendirikan badan usaha Koperasi bernama Nirwana Mahada Group. Mereka keluarga Nelayan, yang juga berjualan berbagai kebutuhan para pengunjung, termasuk menyewakan gazebo dan pelengkap rekreasi para pengunjung, seperti Banana Boat, Perahu (Lokal: Koli-koli), ban pelampung, juga jaket pelampung anak-anak, termasuk perlengkapan snorkling.

[Red]

Komentar