oleh

Soal Video Pesta Miras, Kesaksian Ayu dan Keinginan Lapor Polisi

-Baubau, Berita-3.106 views

kasamea.com BAUBAU

Ayu adalah gadis yang merekam video yang kemudian heboh, menjadi pemberitaan media, karena diduga, disebut-sebut, sekelompok muda-mudi tengah berpesta minuman keras (miras). Dalam video yang diduga juga sempat terposting, dibagikan di media sosial ini, didalamnya ada Ayu, anggota DPRD Kota Baubau, Nur Aksa (NA), dan Firman Ndoloma (FN), Pegawai Negeri Sipil (PNS) salah satu Organisasi Perangkat Daerah Kota Baubau. Ayu sendiri adalah teman NA dan FN.

Melalui kasamea.com Ayu mengklarifikasi, menjelaskan fakta yang sebenarnya terkait video yang direkamnya tersebut. Ia menyatakan tidak benar terjadi pesta miras saat Ia merekam dirinya bersama NA dan FN, dan seorang lagi teman mereka.

Kata dia, video yang direkamnya, Selasa 15 September 2020, mereka berempat hanya mengobrol, bercanda tawa, curhat-curhatan, layaknya aktivitas kumpul-kumpul biasa teman sepergaulan. Tak ada miras, bukan pesta miras seperti yang diberitakan.

Saat itu mereka sama-sama menghadiri acara peresmian usaha baru teman mereka. Sepulang dari acara peresmian usaha, merekapun berkumpul bersama.

Ayu merekam video untuk memperlihatkan, atau mengabarkan kepada teman mereka, bahwa Ayu bersama NA dan FN tengah ngobrol, bercanda dan curhat-curhatan. Ia mengirimkannya via Wahtsapp nomor pribadi inisial AT dan CK.

“Hanya untuk mengabarkan saja bahwa kita lagi ngumpul. Saya kirim melalui video Whatsapp, waktu itu saya lagi chat juga dengan teman saya AT, dia tanya-tanya kalian curhat-curhat tentang apa?, jadi saya kirimkan video itu,” jelas Ayu.

Ayu mengaku terkejut ketika mengetahui adanya satu potongan video instagram story yang menayangkan beberapa botol miras (anggur mera) berdurasi 14 detik, selain dua video, masing-masing berdurasi 3 detik dan berdurasi 9 detik, yang direkam dan dikirimkannya kepada AT dan CK. Ia tidak mengetahui, siapa yang telah mengedit, atau menempelkan video tersebut, sehingga seolah-olah terjadi diwaktu yang sama dengan video pendek yang dikirimkannya ke AT dan CK.

“Saya tidak tahu video itu diedit, ditempelkan seolah direkam pada waktu yang sama, dan disebarkan di media sosial,” tegasnya.

Ayu merasa kecewa dan sangat sedih atas pemberitaan yang menyebutkan bahwa saat itu mereka berpesta miras. Yang tidak benar sama sekali.

Ia meminta kepada masyarakat agar jangan hanya membaca judul berita, tetapi membaca keseluruhan isi berita.

“Kan disitu tidak ada videonya, hanya potongan gambar dan dengan judul yang aneh-aneh, sehingga menimbulkan opini buruk ditengah masyarakat,” ucapnya, didampingi FN, dan beberapa keluarga NA.

Tentang kata-kata yang diucapkan Ayu dalam video tersebut, yang menyebut NA dan FN berciuman, Ayu memastikan dirinya hanya bercanda. Dan Ia memastikan kala itu NA dan FN hanya berbincang dan berbisik.

“Mereka tidak ciuman, saya hanya bercanda saja waktu sebut ciuman itu,” ungkapnya.

Ayu membeberkan, video instagram story yang menayangkan botol miras sudah lama direkam, jauh sebelum video yang Ia rekam tersebut. Dalam video ini Ayu bersama beberapa temannya, tidak dengan NA.

“Tidak ada NA waktu itu, dan sudah lama sekalimi direkam di instagram @rendraramdhani,” bebernya.

Ayu mengatakan, ada keinginannya untuk melaporkan masalah ini kepada Kepolisian, agar bisa terungkap siapa yang mengedit, menempelkan tiga video tersebut. Termasuk pula yang memposting, atau membagikannya di media sosial.

[RED]

Komentar

News Feed