Todongkan Pisau, Dua Rampok di Baubau Dibekuk Polisi

Personil Polsek Wolio berhasil membekuk dua pelaku curas di Kotamara

Baubau

Meskipun usia ABR (18) masih terbilang remaja tanggung, namun aksinya bersama seorang rekannya AAH (20) cukup meresahkan dan membuat takut. Betapa tidak, keduanya terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan.

ABR tercatat sebagai seorang warga Baubau yang tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran. Sedangkan AAH adalah seorang mahasiswa.

Terungkap, keduanya beraksi pada hari Jumat 12 November 2021 sekitar jam 02.00 Wita, di Area Kotamara Baubau.

Kronologis kejadiannya, berawal saat korban AW (30) bersama teman-temannya sedang membereskan, dan menutup kedai kopi miliknya di pelataran Kotamara. Tiba-tiba datang dua orang laki-laki tidak dikenal yang langsung menodongkan sebilah pisau kepada korban.

Salah seorang pelaku mencari barang milik AW, dan menemukan sebuah handphone yang sedang dicas, merk POCCO X3 NFV warna biru gelap.

Atas kejadian tersebut AW mengalami kerugian sebesar Rp4.200.000. Merasa keberatan, AW melaporkan curas yang dialaminya ke Polsek Wolio Polres Baubau, untuk dilakukan proses hukum.

Alhasil, pelaku AAH berhasil diamankan pada Minggu 17 April 2022 sekitar Pukul 17.45 Wita, bertempat di salah satu kamar di Losmen Wisata Baubau. Sedangkan ABR berhasil diamankan di rumahnya pada Minggu 17 April 2022 Pukul 22.00 Wita.

Barang bukti yang sudah diamankan, yakni satu unit hp merk Poco X3 NFC warna shadow grey dengan nomor Imei : 867809052******, dan beberapa barang bukti lain sementara dalam pencarian.

“Para pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Wolio Polres Bau Bau berdasarkan Laporan Polisi : LP/B/10/IV/2022/SPKT/ POLSEK WOLIO/ POLRES BAUBAU/POLDA SULTRA tanggal 17 April 2022. Diancam dengan ancaman hukuman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 ayat (2) ke- 2 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun,” rilis Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Abdul Rahmad. [Red]

Komentar