Vaksinasi Covid-19, Unidayan Target 300 Orang

Wa Ode Zamrud SH MHum

Kasamea.com

Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menargetkan 300 orang, diantaranya dosen, karyawan, termasuk mahasiswa-nya mengikuti vaksinasi covid-19. Vaksinasi berjalan lancar di gedung La Ode Malim, kampus Unidayan, di Jalan Dayanu Ikhsanuddin Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (6/6).

Vaksinasi di lingkungan kampus Unidayan ini sebagai peran aktif Unidayan dalam menyukseskan program vaksinasi pemerintah. Disamping untuk persiapan menghadapi perkuliahan off line, meskipun saat ini juga tengah dilakukan pembatasan, karena terjadi peningkatan jumlah pasien positif covid-19 di Indonesia.

Wakil Rektor II Unidayan, Wa Ode Zamrud mengatakan, vaksinasi adalah kewajiban, sehingga pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Puskesmas Katobengke untuk mendekatkan layanan vaksinasi bagi dosen dan karyawan Unidayan.

“Memang ada jadwal yang dikhususkan untuk perguruan tinggi. Alhamdulillah kita bisa hari ini, setelah berkoordinasi dengan Dinkes dan Puskesmas Katobengke,” kata Zamrud.

Dosen, karyawan serta mahasiswa Unidayan kebanyakan sudah disuntik vaksin diluar kampus. Disini, kata Zamrud, keluarga dosen dan karyawan Unidayan juga diperbolehkan untuk mengikuti vaksinasi.

Zamrud menyebutkan, Unidayan wajib mangakses program vaksin ini, sehingga kalaupun ada yang tidak bisa disuntik vaksin karena ada penyakit bawaan, pihaknya tetap mewajibkan untuk memeriksakan kondisi kesehatan di klinik.

“Ada beberapa itu sudah keluar surat rujukan untuk ke RS Siloam, ke dokter untuk dipastikan penyakitnya. Jadi mereka itu belum bisa divaksin ini hari,” ucapnya.

Zamrud memastikan, selama ini Unidayan sangat fokus dalam menegakkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19. Dengan melakukan perkuliahan daring (secara online) untuk semua program studi, semua fakulitas. Kemudian juga dalam sistem pelayanan, wajib prokes, mulai dari masuk pintu gedung Rektorat sudah dilakukan pemeriksaan oleh Satpam, dan mewajibkan memakai masker dalam kawasan kampus.

Unidayan mendukung penuh program pemerintah, disamping mengedepankan kesehatan dosen dan karyawan, dan keluarga agar terhindar dari covid-19.  Berupaya memutus rantai penyebaran covid-19.

“Saya kira program vaksinasi ini wajib dilaksanakan karena merupakan bagian kebutuhan kita juga. Untuk menjaga kesehatan, dan dalam bersosialisasi dengan masyarakat. Kita butuh vaksin ini, untuk menjaga diri kita, menjaga keluarga, dan lingkungan kita.  Saya kira wajib untuk melaksanakan vaksin dan tetap menjaga prokes,” tegas Zamrud.

[LM. Irfan Mihzan]

Komentar