oleh

Waow… Hasil Survey Arhawi- Ilmiati Dibayangi Haliana

WAKATOBI 

Mengejutkan, sebanyak 41, 81 % masyarakat Kabupaten Wakatobi menyatakan tak puas atas kinerja Bupati Arhawi Ruda dan Wakilnya Ilmiati Daud. Penilaian masyarakat ini tersaji dalam hasil Survey yang dilakukan Lembaga Survey Jaringan Suara Nusantara (JSN).

Survey yang dilakukan pertengahan Jun sampai awal Juli 2019 ini merupakan riset perdana JSN, menyusul survey survey selanjutnya yang dapat menjadi salah satu referensi bagi masyarakat Wakatobi dalam memilih Kepala Daerah.

JSN merilis, 28,18 persen masyarakat puas atas kinerja Arhawi-Ilmiati, 29,77 persen tidak menjawab.

Direktur Eksekutif JSN Lery Iskandar Syamsu menjelaskan, indikator ketidakpuasan masyarakat atas kinerja Arhawi– Ilmiati dapat dilihat dari berbagai aspek sosial kemasyarakatan. Indikator yang dianggap masih kurang maksimal oleh masyarakat, yakni permasalahan ekonomi, modal usaha mikro, kesehatan, infrastruktur, air, listrik dan keamanan.

Presentase ini menurut Lery, dapat berdampak pada elektabilitas Arhawi-Ilmiati jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wakatobi 2020 mendatang.
Hingga awal Juli 2019 kata Lery, elektabilitas Arhawi hanya mencapai 25,00 Persen, sedangkan Ilmiati Daud 4,55 Persen. Survey JSN ini menggunakan metode Multi Stage Random Sampling, dengan sebaran responden dari delapan Kecamatan di Wakatobi.

Responden diambil secara acak, dengan tehnik wawancara, mendatangi langsung responden terpilih (face to face interview).

Tak hanya elektabilitas Arhawi-Ilmiati, JSN juga merilis elektabilitas beberapa figur, diantaranya: Haliana, yang kini diangka 35,91 Persen, dengan presentase yang tidak memberikan jawaban 26,14 Persen, La Ode Suryono 1,36 Persen, Nur Salam Lada 0,23 Persen, Muhamad Ali 1,14 Persen, Wa Ode Nur Zaenab 0,45 Persen. Muhlis 0,91 Persen, Safia Wualo 0,68 Persen, Ediarto 0,45 Persen, serta beberapa nama figur lainnnya dengan elektabilitas dibawah satu persen.

“Survey ini sifatnya fluktuatif. Tentu dengan masih panjangnya waktu, tahapan penyelenggaraan Pilkada Wakatobi sampai pada pemungutan suara September 2020, segalanya masih bisa berubah,” kata Lery, saat dihubungi Vonizz.com.

[RED]

Komentar

News Feed