oleh

Disnaker Baubau Gelar Sosialisasi Jamsos Ketenagakerjaan dan Kesehatan Kerja

Ali Arham (tengah)

Kasamea.com Baubau

Tak menunggu lama, Ali Arham selaku Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Baubau langsung bekerja, mengkoordinir Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya menjalankan tugas pokok dan fungsi. Selasa (16/3), Disnaker Baubau menggelar sosialisasi penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan kerja tahun anggaran 2021.

Sosialisasi ini salah satu bentuk keseriusan Pemerintah Kota Baubau melalui Disnaker, untuk terus mendorong peningkatan kepesertaan jamsos ketenagakerjaan dan keselamatan kerja. Diikuti dengan antusias para pemangku kepentingan, para pengusaha.

Ali Arham berharap, melalui sosialisasi ini dapat meningkatkan jumlah karyawan/pekerja yang mendapatkan pelayanan, perlindungan sosial ketenagakerjaan dan keselamatan kerja.

Sosialisasi dihadiri langsung Kepala BPJS Kesehatan Kota Baubau dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Baubau, dengan peserta 50 orang, terdiri dari para pengusaha swasta, yang memiliki tenaga kerja.

“Peserta sangat merespon positif, yang penting aturan kita perlihatkan, karena pada akhirnya yang akan menikmati adalah mereka sendiri. Dengan demikian para pengusaha dapat melindungi tenaga kerjanya, bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, ada jaminan, baik jaminan kesehatan maupun jaminan ketenagakerjaan mereka,” kata Ali Arham, usai sosialisasi.

Tidak sampai disini, Ali Arham memastikan, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan menggandeng beberapa OPD, seperti Dinas PMPTSP, sebagai leading sektor perizinan usaha, dan Dinas Dukcapil menyangkut administrasi kependudukan para pekerja. Termasuk Dinas PUPR yang memiliki banyak relasi para pengusaha pengadaan barang dan jasa (Kontraktor). Untuk terus menggenjot peningkatan kepesertaan jaminan sosial di negeri Khalifatul Khamis.

“Sinergi ini kita harapkan dapat terus berjalan dengan baik, seluruh stakeholder bersama-sama menyukseskan program jaminan sosial pemerintah pusat,” tuturnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Baubau, Andri Nurcahyanto mengapresiasi upaya, serta dukungan Pemkot Baubau dalam menyukseskan program jaminan sosial. Terbukti saat ini sudah ada 97 persen lebih penduduk Kota Baubau yang sudah terdaftar dalam program JKN.

Kata Andri, perusahaan perusahaan juga punya kewajiban untuk memberikan jaminan perlindungan ketenagakerjaan dan keselamatan kerja bagi pekerja. Pihaknya mencermati, berdasarkan data sebagian besar perusahaan telah memberikan perlindungan bagi pekerja, ditandai dengan telah terdaftar pada program JKN.

Namun tak dipungkiri pula, masih ada juga perusahaan yang belum terdata, belum melakukan validitas data, yang menurutnya ini yang perlu diperbaiki. Pihaknya akan terus berkoordinasi bersama-sama dengan perusahaan-perusahaan yang saat ini hadir dalam sosialisasi.

“Mereka harus terpapar, tentang hak dan kewajiban peserta itu seperti apa. Mulai dari pendaftaran, kemudian untuk mendapatkan pelayanan seperti apa, mereka harus mengetahui kewajiban, termasuk pembayaran iuran. Ketika mereka sudah memenuhi kewajiban, harapannya memang betul-betul perusahaan bisa memberikan perlindungan jaminan sosial bagi tenagakerjanya,” jelasnya.

Andri mengatakan, saat ini kerjasama dan dukungan Pemkot, perusahaan serta masyarakat sangat baik.  

Ia berharap seluruh penduduk Kota Baubau bisa 100 persen terdaftar dalam program JKN. Untuk itu sangat dibutuhkan dukungan kerjasama, bukan hanya dengan Pemkot, tetapi juga seluruh pihak, peran masyarakat, kemudian pengusaha, harus sama-sama memiliki kesadaran.

[Red]

Komentar

News Feed