Jalan Mulus, Warga Perumnas Aplaus dan Selip Aspirasi Menahun

Baubau


Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Dinas Perkimtan), menuntaskan perbaikan jalan dan resapan air tahun anggaran 2025, di Perumnas Kelurahan Waruruma Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau.

Walhasil, beberapa ruas jalan lingkungan di Perumahan KPR pertama di negeri Sara Patanguna tersebut, kini sudah tampak mulus dan lebih nyaman untuk dilalui warga setempat dalam beraktivitas keseharian. Tiga resapan air pun siap mengantisipasi genangan air yang timbul disetiap musim hujan.

Kepala Dinas Perkimtan, Siti Amalia Abibu, mengatakan, dinasnya merealisasikan jalan lingkungan (rabat beton) ruas 1 berukuran panjang 78,3 meter dengan lebar 3,5 meter. Ruas 2 panjang 161,5 meter dan lebar 4 meter.

“Termasuk jalan aspal, dengan total anggaran 320.986.000 rupiah. Resapan air ditiga titik juga sudah direalisasikan dengan anggaran 128 juta rupiah,” jelasnya.

Tak hanya itu, Dinas Perkimtan, melalui pihak ketiga, juga membangun jalan lingkungan (Pavin Blok) panjang 76,6 meter dengan lebar 2 meter, dengan total anggaran Rp101.464.000.

Pada tahun anggaran 2026, kata Amalia, Dinasnya sudah merencanakan keberlanjutan pembangunan jalan lingkungan ruas 1 dan ruas 2 tersebut. Agar jalan lingkar Perumnas juga bisa tuntas.

“Jadi pengerjaannya kami prioritaskan dulu yang dekat Masjid sebagai fasilitas umum tempat ibadah. Karena menghadapi Ramadhan, jalan warga sudah harus bagus,” ungkapnya.

Warga Perumnas, mengapresiasi program perbaikan jalan lingkungan serta pembuatan resapan air oleh Dinas Perkimtan. Namun dibalik tingkat kepuasan atas kinerja organisasi perangkat daerah pengampu, warga setempat menyelip aspirasi yang belasan tahun belum mendapat perhatian serius, yakni perbaikan ruas jalan bagian terluar Perumnas (Perumnas atas).

Ruas jalan dari arah SMPN 5 Baubau menuju tower telekomunikasi-Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Waruruma tersebut, sebelumnya beraspal, dibangun sejak era periode pertama kepemimpinan Walikota Amirul Tamim. Bertahun-tahun sudah kondisinya rusak parah separah-parahnya. Berlubang yang cukup dalam dibanyak titik, bebatuan kerikil berhamburan dimana-mana, membuat sangat tidak nyaman ketika melewatinya.

Silahkan anda melewatinya, bila mau merasakan ketidaknyamanan yang sama dirasakan warga Perumnas selama bertahun-tahun, dengan penuh kesabaran menanti perbaikan yang tak kunjung terjadi.

 

(Redaksi)

Komentar