oleh

Kuasa Hukum Beladona: Tidak Benar Beladona Melanggar Perda

Adnan SH

Kasamea.com Baubau

Tempat hiburan malam (THM) Kafe Beladona membantah telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan tempat hiburan malam. Bantahan ini menanggapi adanya pemberitaan tentang dugaan pelanggaran Perda Nomor 2 Tahun 2017 di Kafe yang beralamat di Jalan Poros Lakeba tersebut.

Kuasa Hukum Kafe Beladona, Adnan SH menegaskan:

Beberapa hari terakhir ini dibeberapa media online diramaikan dengan informasi mengenai Cafe Beladona yang diduga melakukan Pelanggaran Perda Nomor 2 tahun 2017. Hal Itu didasarkan pada adanya berita tentang kejadian perselisihan yang melibatkan Karyawati Beladona dengan salah satu tamu pada jam 3 dini hari.

Menanggapi hal itu Kuasa Hukum cafe Beladona, Adnan SH menyatakan, informasi itu tidak benar adanya, sebab jam tutup cafe Beladona sampai saat ini selalu konsisten dengan waktu sesuai ketentuan perda, yaitu Jam 1 malam.

“Informasi ini harus diluruskan. Cafe Beladona buka sampai diatas jam 1 itu tidak benar. Jadi setelah saya menggali informasi dari beberapa karyawati Beladona ternyata perselisihan antara karyawati Beladona dengan salah seorang tamu bukan terjadi pada jam 3 melainkan jam 1, hanya saja rentetannya berlangsung sampai jam 3,” jelasnya.

Adnan yang juga sebagai Ketua Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Baubau menyatakan tudingan cafe Beladona melanggar Perda yang hanya didasarkan pada informasi kejadian perselisihan itu tidak cukup.

“Saya minta agar tudingan Cafe Beladona melanggar Perda dihentikan, karena tudingan itu sangat bertentangan dengan fakta yang ada,” tutupnya.

[RED]

Komentar

News Feed