BNN Baubau Siapkan Pelajar Jadi Duta Anti Narkotika Melalui Saka Anti Narkoba
Baubau
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Baubau terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Melalui Pramuka Saka Anti Narkoba, program yang menyiapkan pelajar SMP dan SMA untuk menjadi duta sekaligus corong edukasi bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang, di lingkungan sekolah, teman sebaya, dan masyarakat.
Pencegahan penyalahgunaan narkotika kini menjadi fokus utama Badan Narkotika Nasional Kota Baubau. Melalui Saka Anti Narkoba, BNN merekrut pelajar dari berbagai sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas untuk menjadi pelopor edukasi di lingkungan mereka.
Para anggota tidak hanya diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkotika, tetapi juga dibekali pengetahuan tentang dampak buruk penyalahgunaannya bagi kesehatan, masa depan generasi muda, hingga ketahanan bangsa.
Kepala BNN Kota Baubau, Alamsyah Djufri, menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah melahirkan agen perubahan dari kalangan pelajar.
“Kami sudah merekrut adik-adik dari SMP dan SMA untuk bergabung di Saka Anti Narkotika. Mereka kami latih agar memahami apa itu narkotika dan bahayanya. Harapannya, mereka menjadi corong BNN untuk menyampaikan pesan bahaya narkotika kepada teman sebaya maupun masyarakat,” ujarnya.

Pelajar Menjadi Pelopor Edukasi
Hingga saat ini, Saka Anti Narkoba BNN Kota Baubau telah memiliki hampir 30 anggota yang berasal dari berbagai sekolah di Kota Baubau. Mereka secara rutin mengikuti latihan dua kali dalam sepekan, yaitu setiap Rabu dan Minggu.
Selama pembinaan, para anggota juga mengikuti kegiatan perkemahan, berbagai keterampilan kepramukaan, hingga kenaikan tingkat, serta berbagai materi pembekalan yang berfokus pada pencegahan penyalahgunaan narkotika, dan penguatan karakter kepemimpinan.
Menurut Alamsyah Djufri, para pelajar diharapkan mampu menjadi pembicara saat ada kegiatan atau pertemuan di sekolah masing-masing, sehingga informasi mengenai bahaya narkotika dapat menjangkau lebih banyak generasi muda.
“Mereka kami harapkan menjadi pemberi penerangan kepada teman-temannya di sekolah masing-masing. Semakin banyak yang bergabung, semakin banyak pula corong-corong edukasi yang menyampaikan bahaya narkotika,” sambungnya.
BNN Kota Baubau masih membuka kesempatan bagi pelajar yang ingin bergabung menjadi anggota Saka Anti Narkoba. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jaringan edukasi dan membentuk lebih banyak generasi muda yang berani menolak narkotika.
Dengan melibatkan pelajar sebagai mitra strategis, BNN Kota Baubau optimistis, pesan pencegahan narkotika akan lebih mudah diterima oleh teman sebaya, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.












Komentar