Asrama Santri Ar-Royan Terbakar, Pemkot Baubau Salurkan Bantuan

Asrama Santri Ar-Royan Terbakar, Pemkot Baubau Salurkan Bantuan

Baubau

Pemerintah Kota Baubau menunjukkan kepedulian terhadap musibah kebakaran yang menimpa Pondok Pesantren Ar-Royan di Kecamatan Sorawolio dengan menyalurkan bantuan kepada para korban terdampak. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, sebagai bentuk keprihatinan sekaligus dukungan bagi proses pemulihan setelah kebakaran yang menghanguskan asrama santri.

Penyerahan bantuan dilakukan, Jumat 14 Agustus 2026. Wali Kota Baubau didampingi Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darussalam, Pelaksana tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau Dr. Moh Tasdik, serta Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau Siti Amalia Abibu.

Rombongan meninjau langsung lokasi kebakaran, bertemu pengasuh pondok pesantren dan para santri, sekaligus mendengarkan kebutuhan mendesak pascabencana.

Peristiwa kebakaran terjadi Rabu 12 Agustus 2026, dan berdampak terhadap 15 santri yang menghuni asrama. Bangunan semi permanen berukuran 10 x 30 meter atau sekitar 300 meter persegi hangus dilalap api. Selain itu, satu unit mobil mengalami kerusakan berat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus pendek listrik.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Camat Sorawolio, Muslimin, Bhabinkamtibmas, juga personel Polsek setempat. Keterlibatan unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, BPBD, serta Dinas Sosial, menunjukkan penanganan pasca kebakaran dilakukan secara terpadu, mulai dari pendataan korban, asesmen kebutuhan, hingga penyaluran bantuan kemanusiaan bagi pondok pesantren.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Baubau, Moh Tasdik, mengatakan, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penanganan pascabencana, tetapi juga mendorong langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Pemerintah Kota Baubau menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa Pondok Pesantren Ar-Royan, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para santri dan pengelola pondok.

“Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya pengelola asrama, sekolah, dan pondok pesantren, agar secara berkala memeriksa instalasi listrik, menghindari penggunaan sambungan listrik bertumpuk, serta menyiapkan alat pemadam api ringan di lokasi yang mudah dijangkau. Setiap kejadian darurat hendaknya segera dilaporkan kepada BPBD, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” himbaunya.

Moh Tasdik menambahkan, peristiwa di Pondok Pesantren Ar-Royan menjadi bagian dari rangkaian kejadian kebakaran yang terjadi di Kota Baubau sepanjang Agustus 2026. Karena itu, BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel, serta mengintensifkan sosialisasi pencegahan kebakaran dan mitigasi pohon tumbang, melalui kendaraan pengeras suara yang berkeliling di seluruh kecamatan.

Pemerintah Kota Baubau berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para santri, sekaligus mempercepat proses pemulihan aktivitas belajar di Pondok Pesantren Ar-Royan. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat yang terdampak bencana, melalui koordinasi lintas perangkat daerah, serta penguatan upaya mitigasi guna meminimalkan risiko kebakaran di masa mendatang.

Komentar