Baubau
Perum Bulog Cabang Baubau bersama Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindag) Kota Baubau menyalurkan 8.900 liter minyak goreng merk Minyak Kita di Pasar Wameo, Jumat (17/4/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret menjaga stabilitas harga, sekaligus memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap aman di tingkat pedagang dan konsumen.
Distribusi dipusatkan di Pasar Wameo yang selama ini dikenal sebagai barometer harga kebutuhan pokok di Kota Baubau. Pasar rakyat dinilai menjadi titik krusial dalam mengendalikan dinamika harga, sehingga intervensi langsung di lokasi tersebut dianggap paling efektif meredam gejolak.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Baubau, Ritno, menegaskan bahwa penyaluran ini bersifat antisipatif, bukan karena kelangkaan. Menurutnya, kondisi stok minyak goreng di wilayah Baubau masih relatif stabil, namun langkah preventif tetap diperlukan untuk menjaga keseimbangan pasar.
“Minyak goreng sebenarnya tidak langka. Tapi kami tidak ingin ada gangguan pasokan yang bisa memicu kenaikan harga. Karena itu distribusi tetap kami lakukan,” ujarnya.
Saat ini harga Minyak Kita di pasar tradisional Baubau masih berada di kisaran normal, yakni Rp15.700 per liter. Dengan intervensi distribusi ini, diharapkan harga tetap terkendali dan tidak mengalami lonjakan mendadak.
Penyaluran dilakukan kepada 30 mitra Bulog di Pasar Wameo, masing-masing memperoleh alokasi rata-rata sekitar 120 liter. Selain itu, distribusi juga menyasar pedagang non-mitra di sekitar pasar, guna memastikan pemerataan pasokan dan menghindari penumpukan di titik tertentu.
Tak hanya di Baubau, Bulog juga memperluas distribusi ke wilayah lain seperti Buton Tengah dan daerah dalam cakupan kerja distribusi setempat. Saat ini, stok Minyak Kita di gudang Bulog Baubau tercatat sekitar 90.000 liter, jumlah yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu kedepan.
Sinergi antara Bulog dan Disperindag pun menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga. Pemerintah daerah menilai kolaborasi ini efektif sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi, khususnya pada komoditas minyak goreng yang berpengaruh langsung terhadap biaya hidup masyarakat. Dengan distribusi berkala dan stok yang terjaga, pasokan minyak goreng di Baubau dipastikan tetap aman di tengah potensi fluktuasi pasar.
(Redaksi)















Komentar