Direktur Perumdam Baubau Bahas SPAM dengan BWS Sulawesi
Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Semerbak Molagina Kota Baubau (Perumdam Baubau), Joni Munadi Awal SE, melakukan audiensi kepada Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari Kementerian Pekerjaan Umum, Muhammad Harliansyah ST MT, guna membahas percepatan eksplorasi sumber air baku baru untuk mendukung pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Baubau.
Audiensi yang berlangsung di Kantor BWS Sulawesi IV Kendari tersebut menghasilkan dukungan penuh dari pihak balai, terhadap rencana pengembangan sumber air baru yang diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kapasitas layanan air bersih bagi masyarakat Kota Baubau.
“Alhamdulillah, kami diterima langsung oleh Kepala Balai. Beliau mendukung percepatan eksplorasi sumber air baru untuk SPAM Baubau. Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan survei lapangan bersama BWS,” kata Direktur Perumdam TSM, Joni Munadi Awal, usai audiensi.
Sebagai tindak lanjut pertemuan tersebut, Perumdam TSM bersama BWS Sulawesi IV berencana melakukan survei bersama pada pekan ini. Kegiatan itu bertujuan mengidentifikasi potensi sumber air yang dapat dikembangkan, sebagai sumber baku baru untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terus meningkat.
Menurut Joni, hasil survei nantinya akan menjadi dasar penyusunan dokumen perencanaan teknis yang mencakup skema pengembangan, desain awal, serta analisis kebutuhan anggaran proyek. Langkah tersebut dinilai penting agar program dapat diusulkan secara komprehensif kepada pemerintah pusat.
Joni menjelaskan, koordinasi lanjutan juga akan dilakukan dengan unsur teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Baubau, guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan. Penyusunan perencanaan yang matang diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur sumber air baku baru di Kota Baubau.
“Kami ingin memastikan survei, perencanaan, skematik, hingga analisis Rencana Anggaran Biaya (RAB), dapat disusun secara detail, sehingga usulan pengembangan SPAM Baubau memiliki kesiapan teknis yang kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BWS Sulawesi IV Kendari Kementerian Pekerjaan Umum, Muhammad Harliansyah, menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya pemerintah daerah dan Perumdam dalam memperluas akses air bersih bagi masyarakat. BWS Sulawesi IV pada prinsipnya mendukung langkah percepatan eksplorasi sumber air baru yang memiliki manfaat besar bagi pelayanan air minum masyarakat.
Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) menjadi salah satu kebutuhan strategis Kota Baubau, seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kebutuhan layanan air bersih. Karena itu, sinergi antara Perumdam Tirta Semerbak Molagina dan BWS Sulawesi IV diharapkan mampu mempercepat hadirnya sumber air baku baru yang berkelanjutan.
Perumdam Tirta Semerbak Molagina mencanakan tiga sumber air baru di zona 1, dan satu sumber air baru zona 3, yang saat ini dalam pengajuan untuk dieksplorasi guna pengembangan sumber air baru. Zona 1 sebagai ikhtiar mendekatkan pelayanan berkualitas dan kuantitas debit mendekati layanan 24 jam. Dan zona 3 diharapkan bisa memperluas jangkauan distribusi pelayanan sampai Palabusa dan sekitar area pengembangan jembatan Buton Muna.
Diharapkan agar Pemerintah Kota Baubau bersama Perumdam Tirta Semerbak Molagina dan instansi terkait dapat mengajukan program vital strategis pengembangan SPAM Kota Baubau, untuk didorong pengajuannya ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (BWS).
Langkah kolaboratif yang diambil Perumdam Tirta Semerbak Molagina merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan air dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor air minum. Sehingga, masyarakat Kota Baubau dapat memperoleh akses air bersih yang lebih memadai pada masa mendatang.











Komentar