oleh

Memutus Rantai Corona, LMND Dorong Penutupan Sementara Pelabuhan dan Bandara

BAU-BAU

Mendorong percepatan pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) di Negeri Khalifatul Khamis, Organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Bau-Bau mendesak Pemerintah Kota Bau-Bau untuk segera menutup sementara Pelabuhan (akses transportasi laut lintas Provinsi, lintas Negara), juga Bandar Udara Betoambari. Sebab, Kota Bau-Bau yang awalnya bersih dari corona, akan tetapi, bila akses keluar masuk orang-orang melalui jalur pelayaran dan penerbangan ini terbuka lebar, maka akan berpotensi pada penularan virus mematikan tersebut.

Ditegaskan oleh Ketua LMND Kota Bau-Bau, Jasmin, saat ini langkah cepat, tepat, dan tegas Pemerintah Kota Bau-Bau, sangat menentukan aman atau tidak amannya seluruh warga, dari ancaman pandemik corona.

Berdasarkan informasi terakhir dari Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dr La Ode Rabiul, kata Jasmin, terjadi peningkatan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Bumi Anoa.

Sebelumnya, jumlah ODP di Sultra 172 orang, saat ini meningkat menjadi 982 orang. Sedangkan PDP, sebelumnya 9 orang menjadi 15 orang.

Menurut Jasmin, salah satu faktor penyebab percepatan menyebarnya covid-19, berada di pintu masuk orang-orang dari luar daerah.

“Pemerintah harus melakukan langkah tegas sebagai bentuk komitmen melawan virus corona (Covid-19) ini. Agar segera berkoordinasi dengan pihak kantor pelabuhan, PT Pelni, otoritas Bandara Betoambari, Maskapai Penerbangan, DPRD, untuk melakukan penghentian sementara operasional, termasuk penutupan sementara Pelabuhan Murhum, dan jalur pelayaran lintas pulau lainnya. Termasuk menutup sementara Bandara Betoambari. Semua ini harus secepatnya dilakukan, demi terwujudnya kepastian keselamatan kesehatan seluruh masyarakat Kota Bau-Bau, tanpa terkecuali,” tegasnya, Selasa (24/3/20).

Selain itu, LMND Kota Bau-Bau juga meminta Pemerintah Kota Bau-Bau mengawasi secara ketat stok kebutuhan pokok, juga harganya yang mulai naik, dan mulai dikeluhkan beberapa warga.

[RED]

Komentar

News Feed