TNI Manunggal Rakyat, Puluhan Prajurit Yonif Raja Wakaaka Gotong-royong Mengecor Masjid

Baubau

 

Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemanunggalan dengan rakyat, melalui kegiatan karya bakti.

Minggu 15 Februari 2026, Batalyon Infantri Teritorial Pembangunan 823/Raja Wakaaka, kembali membersamai warga, bergotong-royong membangun Masjid Al-Mujahirin.

Masjid yang terletak di Kampung Komba-Komba, Kelurahan Kaisabu Baru Kecamatan Sorawolio Kota Baubau tersebut, dikerjakan mulai Pukul 07.00 Wita sampai siang hari.

Puluhan prajurit turun tangan, sehingga pengecoran lebih cepat dikerjakan, dengan hasil volume kerja yang lebih besar pula.

Pasi Intel Yonif Raja Wakaaka, Letda Inf Syamsul Alam, mengatakan, karya bakti hari ini merupakan tindak lanjut perintah Danyonif Raja Wakaaka, Letkol Inf Arkham Hidayat SSos MM. Danyonif menekankan pentingnya peran aktif prajurit dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, serta memperkuat pembinaan teritorial di wilayah binaan.

“Penekanan tersebut menjadi landasan moral, sekaligus operasional bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas ditengah masyarakat. Fokus pekerjaan diarahkan pada percepatan struktur utama, agar proses pembangunan Masjid Al-Mujahirin dapat segera rampung, dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana ibadah dan kegiatan keagamaan,” katanya.

Hadir dalam karya bakti, Pasi Intel Yonif Raja Wakaaka, Letda Inf Syamsul Alam, Danton 1 Ki A Letda Inf Andi Ruly, Babinsa Kelurahan Sorawolio Praka Ikramullah, Ketua RW Sarodin, serta Ketua Panitia Pembangunan Masjid Siswanto.

Sebanyak 50 prajurit bersama kurang lebih 35 warga Kampung Komba-Komba, terlibat langsung dalam pekerjaan tersebut.

Ketua RW, Sarodin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan prajurit TNI dalam percepatan pembangunan masjid diwilayahnya. Menurutnya, kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan memberikan semangat baru bagi masyarakat, untuk terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan Masjid Al-Mujahirin yang sangat dibutuhkan warga.

Melalui kegiatan ini, sinergi TNI dan masyarakat semakin nyata. Prajurit dan warga bahu-membahu menyelesaikan pengecoran dengan penuh kebersamaan, mencerminkan kuatnya hubungan emosional serta kepedulian sosial terhadap pembangunan sarana ibadah di lingkungan mereka.

Selain mempercepat pembangunan masjid, karya bakti ini juga menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, dalam mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

(Redaksi)

Komentar