Salah seorang Nelayan asal Wakatobi, La Ode Nafsahu, didalam penjara di Papua Nugini. (Foto bersama tujuh Nelayan lainnya tidak bisa terkirim karena jaringan internet yang buruk)
Wakatobi
Keluarga Nelayan asal Wanci Wakatobi Sulawesi Tenggara (Sultra) berharap Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bisa membantu memulangkan enam keluarga mereka, juga dua Nelayan asal Sulawesi Selatan (Sulsel), yang ditangkap di perairan Papua Nugini.
Saat ini kondisi mereka sangat memperihatinkan, divonis dua tahun penjara, dan sudah ditahan sejak 22 November 2021, di Penjara Western Province Daru Papua Nugini.
Menurut salah seorang keluarga Nelayan yang ditahan, La Ode Aydin enam Nelayan asal Wanci Wakatobi ditahan bersama dua Nelayan rekan mereka asal Sulsel. Dalam penjara mereka tidak diberi makan secara teratur, hanya diberi makan sekali dalam sehari, dan tidur hanya beralaskan karung.
Aydin sempat berkomunikasi lewat telepon seluler dengan salah seorang Nelayan, keluarganya. Informasi yang didapatkan, kapal mereka berlayar di perairan Merauke Provinsi Papua untuk menangkap ikan. Namun tanpa diketahui, ternyata sudah masuk wilayah teritori perairan Papua Nugini.
“Mereka tidak tau, ternyata sudah lewat perbatasan perairan Indonesia. Menurut petugas yang tangkap mereka, kapal sudah masuk perairan Papua Nugini,” terang Aydin, dikonfirmasi, Sabtu malam (18/12).
Pihak keluarga, lanjut Aydin, telah melakukan langkah dengan mengirim surat via email kepada Kementerian Luar Negeri, dan Kedutaan Besar. Termasuk bertemu Bupati Wakatobi, H Haliana, untuk meminta tolong, agar bisa segera mendapat perhatian, diberi perlindungan, bantuan hukum.
“Alhamdulillah pak Bupati berjanji untuk komunikasikan dengan berbagai pihak, supaya mereka bisa dibantu. Kami keluarga berharap bisa dipulangkan kasian,” katanya.
Keenam Nelayan asal Wakatobi yang ditahan di Papua Nugini, La Ode Nafsahu, Alwin, La Ane (Wandoka, Wandoka Selatan), La Sihali,
Ardin (Pada Raya Makmur), La Ode Arif (Liya Mawi). Berlayar dengan KMN Aditya Sumatera Jaya 01.
Mereka menggantungkan hidup dari menangkap ikan, menerjang ombak ditengah laut lepas, demi untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarga mereka. (Red)
Bapak Presiden Tolong! Enam Nelayan Asal Wakatobi Dipenjara di Papua Nugini, Kondisinya Memprihatinkan











Komentar