Baubau
Dibawah kepemimpinan direktur baru, Joni Munadi Awal, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Semerbak Molagina Kota Baubau mulai melakukan langkah pembenahan menyeluruh, guna meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Kesiapan manajemen baru menjadi harapan dalam menjawab berbagai keluhan masyarakat, terkait ketersediaan juga distribusi air bersih, yang selama ini masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah layanan.
Perusahaan milik pemerintah kota Baubau tersebut memprioritaskan pembenahan diberbagai aspek strategis, mulai dari pengelolaan keuangan, penguatan sumber daya manusia, peningkatan pelayanan pelanggan, hingga perbaikan sumber dan kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja perusahaan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan air minum daerah.
Direktur Perumdam, Joni Munadi Awal mengungkapkan, upaya pembenahan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Walikota Baubau Yusran Fahim, yang menekankan pentingnya optimalisasi pengelolaan Perumdam agar mampu beroperasi secara profesional, sehat secara finansial, serta memberikan pelayanan air bersih yang memadai bagi masyarakat.
“Optimalisasi yang dimaksud mencakup pengelolaan perusahaan air minum yang sehat dengan kondisi keuangan yang stabil, pelayanan kepada masyarakat yang luas dan berkualitas, serta kualitas air yang memenuhi standar kesehatan. Selain itu, manajemen dan operasional perusahaan juga dituntut berjalan secara efektif dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku,” jelasnya.
Joni mengatakan, dengan pengelolaan yang lebih profesional, Perumdam Tirta Semerbak Molagina mampu memberikan layanan air bersih secara berkelanjutan kepada masyarakat. Hal ini menjadi salah satu target utama manajemen baru dalam memperbaiki citra sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan daerah tersebut.
Pihaknya lanjut Joni, telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mewujudkan harapan masyarakat serta menjalankan instruksi Walikota Baubau. Salah satu prioritas utama yang dilakukan adalah meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan, serta memastikan kualitas air yang didistribusikan tetap terjaga.
“Manajemen yang sudah berjalan baik sebelumnya akan tetap dipertahankan dan ditingkatkan, khususnya dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Seluruh aktivitas keuangan harus mengikuti aturan yang berlaku, dengan sistem administrasi yang transparan, dilengkapi bukti serta dokumentasi yang jelas dan berbasis kebutuhan operasional,” lanjutnya.
Joni menambahkan, dari sisi sumber daya manusia, Perumdam Tirta Semerbak Molagina saat ini tercatat memiliki jumlah pegawai yang melebihi kebutuhan ideal. Kelebihan sekitar 20 orang merupakan dampak dari kebijakan manajemen sebelumnya. Meski demikian, manajemen baru berupaya mengefektifkan penugasan pegawai agar operasional perusahaan tetap berjalan efisien dan produktif.
Sementara itu, dari sisi teknis pelayanan, wilayah layanan tiga zona ditambah dua unit instalasi kota kecamatan (IKK). Zona satu yang mencakup wilayah Baadia, Melai, Wajo hingga kawasan Lipu dan Sulaa, menjadi prioritas penanganan, karena cakupan wilayahnya cukup luas. Perumdam juga berupaya memaksimalkan sumber air dari uwe balanga melalui optimalisasi mesin, serta mengeksplorasi kembali potensi sumber air Matalaelo yang sebelumnya pernah dikembangkan, guna meningkatkan kapasitas suplai air bersih bagi masyarakat di wilayah layanan tersebut.
(Redaksi)









Komentar