BAUBAU
Mengejutkan, Asrul menyatakan diri telah resmi menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Baubau, setelah terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XV, Minggu 19 Mei 2019. Ini dinyatakannya melalui rilis pers yang dikirimkan ke redaksi VONIZZ.COM.
Asrul mengklaim, Konfercab yang diikuti tujuh Komisariat berjalan lancar, sesuai mekanisme HMI.
Konfercab kali ini kata dia, adalah tindak lanjut, menyusul adanya pernyataan sikap, pihaknya bersama tujuh Komisariat keluar dari barisan HMI Cabang Baubau kepengurusan yang dipimpin La Ode Rizki, yang sebelumnya menjabat Ketua HMI Cabang Baubau versi Ketua Umum PB HMI Saddam Al Jihad.
Sebelum menggelar Konfercab dan terpilih sebagai Ketua HMI Cabang Baubau, kata Asrul, pihaknya telah melakukan konferensi pers bersama tujuh Komisariat. Ketujuh Komisariat ini telah menyatakan sikap, tidak bersama barisan Saddam Al Jihad.
“Saya sangat berterima kasih karena sudah diberi amanah ini, dan Insha Allah setelah merampungkan berkas dan struktur kepengurusan, kami akan berangkat ke Jakarta guna mengurus SK,” tulis Asrul.
Klaim terpilihnya Asrul mendapat tanggapan dari La Ode Rizki, sang Ketua HMI Cabang Baubau versi Ketua Umum PB HMI Saddam Al Jihad.
Rizki mengungkapkan, beberapa hari lalu sempat beredar kabar tentang hengkangnya tujuh Komisariat, yang tergabung dalam kepengurusan HMI Cabang Baubau yang dipimpinnya. Dan ketujuh Komisariat ini juga menyatakan sikap tidak lagi mengakui Saddam Al Jihad sebagai Ketua Umum PB HMI.
Tak berdiam, Rizki pun mengklarifikasi hal tersebut, melalui Kepala Bidang PAO HMI Cabang Baubau, yang kemudian memastikan langsung. Ternyata lanjut Rizki, konferensi pers yang dilakukan Asrul dan kawan-kawan, tak dihadiri seorangpun Ketua Komisariat.
“Yang ada hanya satu orang formatur komisariat, ditemani dengan beberapa kadernya,” sanggah Rizki.
Selang beberapa hari setelah konferensi pers yang dilakukan Asrul dan kawan-kawan, lahir penamaan perwakilan tujuh Komisariat yang menggelar Konfercab disalah satu kampus di Kota Baubau. Hasilnya memilih Asrul sebagai Ketua Umum.
“Terhadap ini saya hanya mau bilang bahwa dalam HMI yang namanya dinamika adalah sesuatu yang menyehatkan, dan biasalah jika terjadi hal-hal demikian. Saya sangat memaklumi jika adik-adik juga butuh ruang untuk berekspresi dalam rangka mengaktualisasi diri. Lagian, konfercab yang mereka laksanakan kemarin adalah Konfercab HMI versi yang lain, bukan HMI versi saya,” urai Rizki.
Rizki menegaskan, masa jabatan Ketua HMI Cabang Baubau yang diembannya masih cukup lama berakhir, dan SK yang Ia terima dari PB HMI, ditandatangani langsung oleh Respiratori Saddam Al Jihad sebagai Ketua Umum, dan Arya Kharisma sebagai Sekretaris Jenderal PB HMI.
Sebagai Ketua HMI Cabang Baubau, Rizki sangat menyayangkan upaya dualisme yang terjadi. Namun Ia mengakui, dualisme Kepemimpinan ditubuh HMI merupakan gejolak Nasional yang sulit untuk dibendung.
Saat ini menurutnya, hampir seluruh Cabang, bahkan Badko terjadi dualisme. Ini dikarenakan adanya dua Ketua Umum dalam tubuh PB HMI.
“Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan adik-adik sebagai proses berdinamika dalam HMI. Sedikitpun sebenarnya saya tidak merasa terganggu dengan adanya gejolak-gejolak seperti ini, sebab inilah indahnya ber HMI yang kaya dengan proses dinamika. Dalam waktu dekat saya tetap akan mengagendakan untuk bertemu dengan dinda Asrul dan tujuh komisariatnya, supaya kembali kejalan yang benar,” tutupnya.
[ VONIZZ report ]











Komentar