Karang Taruna Baubau Pantau Regu Lomba Gerak Jalan
Baubau
Karang Taruna Kota Baubau turun langsung memantau regu Gerak Jalan Karang Taruna di sejumlah kelurahan sebagai langkah pencegahan provokasi dan potensi gesekan antarpeserta menjelang lomba Gerak Jalan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemantauan dilakukan menyusul adanya situasi yang berpotensi memicu tawuran, akibat penggunaan yel-yel yang tidak relevan dengan tema Kemerdekaan-Kebangsaan.

Karang Taruna Kota Baubau mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan momentum perlombaan sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan memunculkan persaingan yang berujung konflik.
Ketua Karang Taruna Kota Baubau, Aidin, mengatakan, pemantauan dilakukan karena terdapat sejumlah aktivitas yang berpotensi menimbulkan dampak negatif di lingkungan, termasuk provokasi.
“Ada kejadian yang menimbulkan efek-efek yang tidak bagus di lingkungan, di antaranya provokasi dan sebagainya. Untuk itu, kami dari Karang Taruna Kota berinisiatif untuk memantau dan memonitor barisan-barisan,” kata Aidin.

Dalam kegiatan tersebut, Karang Taruna Kota Baubau juga berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan Bhabinkamtibmas. Lurah di sejumlah wilayah turut memberikan arahan kepada peserta, terutama terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama mengikuti rangkaian lomba.
Peserta Diminta Jaga Nama Baik Lingkungan
Aidin menyebut pihaknya telah mengunjungi sejumlah kelurahan, di antaranya, Bataraguru, Bukit Wolio Indah, dan Wajo, untuk memberikan pengarahan langsung kepada peserta yang tengah mempersiapkan diri menghadapi perlombaan.
Menurutnya, setiap regu merupakan representasi dari lingkungan masing-masing. Karena itu, sikap dan perilaku peserta selama perlombaan turut membawa nama baik kelurahan yang mereka wakili.
“Kita memberikan mereka pengarahan yang baik, sehingga nanti mereka melakukan hal-hal yang positif, karena keterwakilan mereka adalah keterwakilan lingkungan masing-masing,” ujar Aidin.

Ia menegaskan, semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi landasan seluruh peserta dalam mengikuti lomba. Persaingan antarkelompok diharapkan tetap berlangsung secara sportif tanpa mengarah pada tindakan provokatif.
“Tentu jati diri lingkungan yang akan dibawa dengan semangat HUT ke-81. Jangan kita cederai dengan hal-hal yang provokatif,” tegasnya.
Karang Taruna Kota Baubau memastikan pemantauan tidak hanya dilakukan pada sejumlah kelurahan yang telah dikunjungi. Wilayah lain yang belum sempat dipantau akan masuk dalam agenda kunjungan berikutnya.
Aidin mengatakan, prioritas pemantauan saat ini diarahkan ke wilayah dalam kota, terutama karena fenomena yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan terjadi di kawasan tersebut.
“Harapan saya, walaupun mungkin kita tidak sempat, kita upayakan untuk bisa mengunjungi. Yang kita utamakan yang ada di dalam kota karena fenomena yang terjadi itu yang ada di dalam kota,” katanya.
Melalui pemantauan dan komunikasi langsung dengan peserta, Karang Taruna Kota Baubau berharap potensi gesekan dapat diminimalkan sejak awal. Lomba Gerak Jalan diharapkan berlangsung tertib, aman, sportif, dan menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang memperkuat kebersamaan antarkelurahan di Kota Baubau.









Komentar