Perjalanan Menuju Duta Muda BPJS Kesehatan Baubau Tahun 2026

Perjalanan Menuju Duta Muda BPJS Kesehatan Baubau Tahun 2026

Baubau

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Baubau melaksanakan Pemilihan Duta Muda BPJS Kesehatan Kantor Cabang Baubau Tahun 2026 pada Jumat (7/8/26). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Baubau tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sebanyak 16 peserta dari sejumlah sekolah di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Baubau mengikuti rangkaian seleksi Duta Muda Tahun 2026. Para peserta sebelumnya mengikuti tahapan publikasi video kampanye kreatif dengan tema “Generasi Muda Peduli JKN”.

Penilaian video mempertimbangkan kreativitas, kejelasan pesan, teknik komunikasi, penampilan, serta jumlah tayangan video. Dari 16 peserta tersebut, terpilih tiga finalis terbaik yang kemudian diundang untuk hadir di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Baubau dan Kantor Kabupaten Wakatobi untuk mengikuti tahap akhir pemilihan.

Ketiga finalis adalah Ayudya Rahmadani Yusuf dari SMAN 2 Baubau, Rahma Auliyah dari SMAN 4 Wangi-wangi, dan Rannan Halwah Linazharin Gani dari SMAN 1 Baubau. Pada tahap final, para finalis menyampaikan gagasan, komitmen, dan rencana kontribusi yang akan dilakukan selama mengemban amanah sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan.

Tahapan tersebut menjadi kesempatan bagi para finalis untuk menunjukkan kemampuan dalam menyampaikan pesan mengenai JKN, sekaligus menawarkan ide-ide yang dapat dilakukan untuk mengedukasi lingkungan sekitar.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Baubau, Sarman Palipadang, menyampaikan bahwa program Duta Muda merupakan salah satu upaya untuk melibatkan generasi muda dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai JKN.

“Kami berharap Duta Muda BPJS Kesehatan tidak hanya menjadi sebuah gelar, tetapi menjadi peran yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Anak-anak muda memiliki kemampuan komunikasi dan kreativitas yang sangat baik, sehingga kami ingin kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengedukasi teman sebaya dan masyarakat mengenai pentingnya jaminan kesehatan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Baubau juga memberikan apresiasi kepada Duta Muda Tahun 2025, Arlia Triyani Putri dari SMAN 2 Baubau, yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Duta Muda. Kehadiran Duta Muda sebelumnya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para finalis dan Duta Muda terpilih untuk melanjutkan kontribusi positif dalam mendukung edukasi Program JKN.

Setelah melalui seluruh rangkaian penilaian, Ayudya Rahmadani Yusuf dari SMAN 2 Baubau berhasil meraih Juara I Duta Muda BPJS Kesehatan Kantor Cabang Baubau Tahun 2026. Juara II diraih oleh Rahma Auliyah dari SMAN 4 Wangi-wangi, sedangkan Juara III diraih oleh Rannan Halwah Linazharin Gani dari SMAN 1 Baubau.

Ayudya Rahmadani Yusuf selaku Juara I menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk menjalankan amanah yang telah diberikan.

“Saya sangat bersyukur dan bangga mendapat kesempatan menjadi Duta Muda BPJS Kesehatan. Bagi saya, menjadi Duta Muda bukan hanya tentang memenangkan kompetisi, tetapi tentang bagaimana saya dapat mengajak teman-teman dan generasi muda untuk lebih mengenal, memahami, dan peduli terhadap Program JKN. Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk berbagi informasi dengan cara yang kreatif dan mudah dipahami,” ungkapnya.

Sebagai Juara I, Ayudya Rahmadani Yusuf selanjutnya akan mewakili Kantor Cabang Baubau dalam ajang Pemilihan Duta Muda pada tingkat Kedeputian Wilayah IX.

Sementara itu, seluruh finalis diharapkan dapat terus menjadi generasi muda yang aktif, komunikatif, dan mampu memberikan pengaruh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui Pemilihan Duta Muda BPJS Kesehatan Tahun 2026, BPJS Kesehatan Cabang Baubau berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya perlindungan kesehatan, serta mampu menjadi penyambung informasi JKN di lingkungan sekitarnya. Semangat tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi, dan gotong royong dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Program JKN.

Komentar