kasamea.com BAUBAU
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kota Baubau merilis data 15 Mei 2020 sebaran covid-19, sebagai berikut:
selesai pemantauan 0,
18 orang dalam pemantauan (ODP),
131 orang tanpa gejala (OTG),
2 pasien dalam pengawasan (PDP),
5 Positif, dan
yang dinyatakan sembuh 0 (belum ada).
Penanganan 4 pasien, inisial 01, 02, 03, 04 masih menjalani isolasi di rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Baubau, sesuai protokol penanganan, mendapat perawatan, menjalani proses penyembuhan dibantu tenaga medis tim covid-19 RSUD Baubau. Sedangkan pasien inisial 05 yang masih berumur 11 tahun, menjalani isolasi mandiri secara ketat di rumahnya, yang juga tetap ditangani secara profesional oleh tenaga medis RSUD Baubau tim covid-19 sesuai protokol penanganan pasien positif covid-19.
Begitu pula ODP, OTG, PDP, ditangani secara ketat, sesuai protokol penanganan ODP, OTG, PDP.
Gugas Covid-19 meningkatkan siaga, memperketat menegaskan wajib masker ditengah masyarakat. Dengan lebih memasifkan sosialisasi, di pasar-pasar, juga ditingkat Kecamatan, melalui tenaga kesehatan di wilayah kerja 17 Puskesmas yang ada di Kota Baubau.
Terkait sanksi, bila ditemukan, warga atau pengunjung pasar yang tidak memakai masker, maka langsung diusir pulang. Bisa beraktivitas di pasar, terkecuali sudah memakai masker.
Langkah penegasan pemakaian masker ini, dan sosialisasi yang lebih masif ini ditempuh, menyusul melonjaknya pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Bombana sebanyak 60 pasien positif, dan di Wakatobi 6 pasien positif. Terkonfirmasi setelah dilakukan PCR tes swab.
Sebelumnya, Juru Bicara Gugas Covid-19 Kota Baubau, dr Lukman SpPD mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran, menjalankan protokol pencegahan covid-19, khususnya bagi masyarakat yang belum mengindahkan atau terkadang, masih lupa, atau abai dalam menjalankan protokol pencegahan covid-19.
Ini kata dia, agar dapat mempercepat memutus rantai persebaran covid-19 bencana nasional ini. Sembari, terus
memberikan dukungan doa serta semangat kepada para pasien dan keluarganya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Baubah ini berpesan kepada keluarga pasien yang menjalani isolasi ketat secara mandiri, baik OTG, ODP, PDP, maupun yang terpapar, terkonfirmasi positif, agar tetap mengikuti protokol yang sudah diberikan petugas kesehatan. Menggunakan masker, jaga jarak, tetap berada di kamar tersendiri dan jangan berinteraksi di rumah, memperhatikan pola hidup bersih dan sehat.
Dokter Lukman yang juga sebagai Ketua Satgas Covid-19 RSUD Baubau menambahkan penjelasannya, bahwa protokol isolasi mandiri, yakni minimal kontak, terpantau ketat, secara rutin kondisi pasien di rumah. Riwayat kontak pasien, makan minumnya (asupan gizi, red), juga aktivitas di rumah.
Ia memastikan, petugas kesehatan, tim surveylance tetap intens memantau secara ketat.
Masyarakat diharapkan tetap waspada, mawas diri dengan tetap menjalankan himbauan Pemerintah tentang protokol pencegahan covid-19, dan juga menyudahi stigma terhadap para pasien atau keluarga pasien, guna memutus rantai sebaran wabah pandemi global ini.
Tetap dan terus menggunakan masker, saling menjaga jarak minimal 2 meter, rajin mencuci tangan dengan sabun atau cairan pembersih, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), konsumsi makanan bergizi dan suplemen.
Covid-19 menular dengan droplet percikan dari bersin dan batuk
Covid-19 menular dengan Droplet Percikan Bersin dan Batuk Corona virus disease (covid-19) adalah penyakit yang disebabkan corona virus jenis baru yang ditemukan pada manusia pertama kali di Wuhan China pada Desember 2019. Hingga saat ini belum tersedia vaksin covid-19, yang hingga kini masih melanda dunia, menjadi pandemi global.
Peringatan: 90% penularan covid-19 melalui tangan, oleh karena itu cucilah tangan sesering mungkin dengan menggunakan sabun atau cairan pembersih. Juga, hindarilah menyentuh mulut, hidung dan mata.
Hal penting lainnya dalam pencegahan covid-19, yakni, saling menjaga jarak dan menghindari kerumunan, tidak berjabat tangan, memakai masker bila sakit atau bila harus berada di tempat umum. Yang juga menjadi imbauan, agar tetap tinggal di rumah, kurangi aktivitas diluar rumah (social distancing / dilarang berdekatan dan dilarang berkumpul atau berkerumun).
Sayangi diri, keluarga, dan orang-rang di sekitar anda, patuhi imbauan / edukasi protokol pencegahan covid-19. Semoga kita terhindar, dan pasien covid-19 segera sehat kembali.
Bersama kita memutus rantai sebaran covid-19!.
[RED]










Komentar