BAU-BAU
Sepuluh orang Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Bau-Bau masa bakti 2019-2022 dikukuhkan. Pengukuhan dihadiri langsung Ketua Pengurus Pusat BWI Prof Dr H Zulkifli Mustang MPd, Wali Kota Bau-Bau Dr H AS Tamrin MH, Jumat (20/9) malam, di Masjid Pondok Al Syaikh Abdul Wahid, Kelurahan Bataraguru Kecamatan Wolio Kota Bau-Bau.
Tugas BWI ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, yang dapat dibedakan menjadi tiga: pertama, tugas yang berkaitan dengan Nazhir, yaitu pangangkatan, pemberhentian, dan pembinaan Nazhir.Kedua, tugas yang berkaitan dengan Objek Wakaf yang berskala Nasional atau Internasional, serta pemberian persetujuan atas penukaran harta benda Wakaf. Ketiga, tugas yang berkaitan dengan Pemerintah, yaitu memberi saran dan pertimbangan kepada Pemerintah dalam penyusunan kebijakan dibidang Perwakafan.
Tugas-tugas BWI: – melakukan pembinaan terhadap Nazhir dalam mengelola dan mengembangkan harta benda Wakaf. – mengelola dan mengembangkan harta benda Wakaf berskala Nasional dan Internasional. – memberikan persetujuan dan atau izin atas perubahan peruntukan dan status harta benda Wakaf.
Zulkifli Mustang mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bau-Bau Dr H AS Tamrin MH, yang telah menyempatkan diri menghadiri prosesi pengukuhan. Ia berharap, kedepannya, dalam menjalankan tugas fungai BWI, dapat terjalin kerjasama yang baik dengan Pemerintah Kota Bau-Bau. Zulkifli Mustang pun mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh Pengurus yang dikukuhkan, tak lupa memberikan spirit serta motivasi.
AS Tamrin sangat mengapresiasi eksistensi BWI secara Kelembagaan, juga peran para Pengurus BWI yang baru dikukuhkan, ditengah masyarakat Kota Bau-Bau.
AS Tamrin sendiri pernah terlibat dalam Kepengurusan BWI, jauh sebelum dirinya mengemban amanah sebagai Wali Kota Bau-Bau.
[MG6 – editor LaMIM)]










Komentar