oleh

Wali Kota Bau-Bau Ajak “Perang” Pramuka

BAU-BAU

Komitmen Wali Kota Bau-Bau Dr H AS Tamrin MH dalam pelestarian lingkungan hidup terus digaungkan, terus diimplementasikan. Hampir disetiap kesempatan, dalam pertemuan formal, maupun dalam kebersamaannya dengan masyarakat, AS Tamrin terus mengajak untuk “perang” terhadap sampah plastik, untuk bersama-sama mengurangi penggunaan sampah plastik. Ini juga ditunjukkan AS Tamrin saat membuka Kemah Budaya PO- 5 dan Eksekutif Kota Bau-Bau di bumi perkemahan Samparona, Minggu (18/8). Ia kembali menyerukan, seluruh anggota Praja Muda Karana (Pramuka) untuk menggalakkan, mengurangi penggunaan sampah plastik dalam aktivitas kehidupan sehari-hari.
AS Tamrin mengatakan, penggunaan kemasan plastik sekali pakai menciptakan sampah plastik, yang sangat mengancam keberlangsungan lingkungan hidup saat ini.

“Kepada anggota Pramuka, saya berharap agar menghindari bahkan menghilangkan budaya penggunaan bahan baku yang menghasilkan sampah plastik. Sebab saat ini sampah plastik sudah mengancam kelestarian lingkungan hidup,” jelasnya.

Selain soal sampah plastik, anggota Pramuka juga diminta melestarikan konsumsi pangan lokal, untuk merealisasikan swasembada pangan yang tengah digalakkan Pemerintah saat ini.

“Kita harus mulai dari diri sendiri. Bagaimana mengonsumsi pangan lokal. Saya mengimbau agar anggota Pramuka tidak lagi mengonsumsi pangan dari hasil-hasil impor,” ucap AS Tamrin dalam kata sambutannya.

Tak lupa AS Tamrin juga mengingatkan makna yang terkandung dalam Budaya PO- 5, yang merupakan tema besar dalam membangun sumber daya manusia di Kota Bau-Bau. Isi ajaran Budaya tersebut tentang rasa saling menyayangi antar masyarakat.

Data yang diperoleh Kasamea.com,sebanyak 2.477 peserta Kemah Budaya, 247 Kemah, yang setiap Kemah diisi 10 peserta Putera/Puteri.

Peserta Kemah Budaya PO- 5 ini berasal dari Gugus Depan SD/SMP/SMA hingga seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kota Bau-Bau.

[RIDWAN – editor LAMIM]

Komentar

News Feed