H Zahari SE
Kasamea.com
Dalam rapat kerja daerah dan rapat pimpinan daerah Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2021, di Kota Kendari, Ketua DPD Partai Golkar Kota Baubau, H Zahari menyuarakan cita-cita bersama terbentuknya Provinsi Kepulauan Buton (Kepton) pemekaran Provinsi Sultra.
Dari atas podium, Zahari menegaskan, bahwa Provinsi Kepton sudah sejak lama digaungkan. Tak sedikit yang terlibat dari usaha dan kerja-kerja untuk mendorong percepatan pembentukan Provinsi Kepton. Mereka telah mengorbankan banyak waktu, tenaga, pikiran bahkan materi sebagai bentuk solidaritas demi satu cita-cita bersama, yaitu Provinsi Kepton.
Pidato politiknya, Zahari mengatakan, bahwa pantas untuk menilik sejarah Kesultanan Buton yang begitu tulus menyerahkan negeri ini kepangkuan ibu pertiwi. Tetapi jangan terlalu lama beromantisme terhadap apa yang telah terjadi dimasa lampau.
“Kita harus segera bangkit dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki,” tegasnya.
Sejarah, kata Zahari, seharusnya dilihat tidak sebagai alasan untuk melakukan bentuk-bentuk pembangkangan dan arogansi terhadap bangsa dan negara. Mestinya, memaknai kebesaran masa lalu sebagai pemicu untuk melahirkan semangat bersama sesuai tatanan budaya dan adat istiadat sebagai orang Buton.
Semangat Kepton adalah semangat bersama. Menurutnya, setiap kita boleh mengambil peran, berjuang digaris perjuangan masing-masing, yang pada akhirnya akan bertemu pada satu titik, pintu pemekaran.
“Semoga apa yang kita harapkan bersama selama ini bisa terwujud,” harapnya.
Ketua DPRD Kota Baubau ini, menyebutkan, bahwa perjuangan bersama Kepton ini telah menggelinding sejak lama, karena beberapa masalah di daerah yang kerap terjadi, yakni pelayanan publik menjadi kurang efektif dan efisien sebab rentang kendali penyelenggaraan pemerintahan yang cukup jauh. Termasuk lemahnya pertumbuhan ekonomi dan sempitnya ketersediaan lapangan kerja.
“Perjuangan bersama Kepton ini telah dimulai dengan baik. Kita harus melanjutkan cita-cita para pendahulu, para penggagas kepton yang telah mewariskan kepada kita semua. Saya sendiri harus mengakui, bahwa para tokoh dan elit daerah yang sudah meletakkan dasar perjuangan ini pernah menjadi bagian dari Partai Golkar,” urainya.
Melihat dinamika Kepton saat ini, Zahari berpendapat, bahwa setiap perjuangan Kepton tak ada yang sia-sia, sebab setiap perjuangan akan menemukan takdirnya masing-masing. Sebagai kader yang saat ini diberi amanah untuk menahkodai Partai Golkar Kota Baubau, sekaligus sebagai wakil rakyat di daerah, Zahari memaknai, harus bersikap untuk perjuangan bersama Kepton.
Zahari memastikan, Partai Golkar menggelorakan terbentuknya Provinsi Kepton, mulai dari daerah hingga ke pusat. Iapun percaya, dengan segala potensi yang dimiliki Partai Golkar, gaung Kepton semakin menggema hingga ke pusat.
Potensi yang dimiliki Golkar dapat dilihat dari kemenangannya pada Pemilu 2019 di Sultra, partai Golkar menduduki posisi pertama perolehan suara terbanyak, dan kemenangan itu lebih didominasi suara dari wilayah Kepulauan.
Forum Rakerda dan Rapimda Partai Golkar tahun 2021 ini menjadi momentum untuk menyuarakan Kepton. Dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR RI, membidangi urusan Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah.
Dihadapan jajaran DPP dan DPD Partai Golkar, Zahari menyuarakan sikap politik untuk menyikapi dorongan masyarakat Kepton terkait percepatan pembentukan Provinsi Kepton. DPD Partai Golkar Kota Baubau meminta:
“Rapat Kerja DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara yang dihadiri oleh Ketua Komisi II DPR RI, bapak Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan bapak Akbar Tandjung selaku Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar untuk melahirkan Rekomendasi Pemekaran Provinsi Sulawesi Tenggara dengan nama Provinsi Kepulauan Buton untuk diusulkan ke DPP Partai Golkar di Jakarta,” lantangnya.
[Red]










Komentar